Dinkes Minta Kelompok Rentan Hindari Beraktivitas di Luar Ruangan untuk Cegah Dampak Polusi Jakarta

Tak Berkategori

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama meminta warga untuk mengupayakan tidak beraktivitas di luar ruangan. Tujuannya agar terhindar dari dampak buruk akibat polusi Jakarta

“Hindari beraktivitas di luar ruang (outdoors) terutama bagi kelompok rentan,” kata dia pada Rabu, 16 Agustus 2023, dilansir dari Antara

Kualitas udara Jakarta memburuk belakangan ini. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara, IQAir, Jakarta menduduki posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pukul 11.55 WIB.

Indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta menyentuh angka 163 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan polutan PM2.5. Setelah Jakarta, kota dengan kualitas udara terburuk berikutnya adalah Doha, Qatar (161) dan Kuching, Malaysia (155).

Ngabila mendetailkan kelompok rentan yang dimaksud antara lain bayi di bawah lima tahun (balita), ibu hamil, pra-lansia 45-59 tahun, dan lansia berusia lebih dari 60 tahun.

Iklan

Dia juga mengimbau agar warga memakai masker medis jenis N95 dan N99 ketika berada di luar ruangan, imunisasi rutin lengkap bagi anak serta kelompok rentan, dan menggunakan pemurni udara. 

Kemudian menjalankan pola hidup sehat di tengah meningkatnya polusi Jakarta hari-hari ini. Caranya dengan mengonsumsi suplemen vitamin C, vitamin D3 sebagai pengganti sinar matahari pagi, dan suplemen asam lemak omega.

“Kita bisa pakai ‘CERDIK’ untuk hidup sehat, yakni cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin berolahraga, diet seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres,” ujar Ngabila.

Pilihan Editor: Tak Keberatan Tergusur PIK 2, Warga Kampung Tanah Preman: Kami Sudah Lelah



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *