Tekad Rully Moulany Memperbesar Pasar Confluent di Asia

Rully Moulany, Area Vice President Asia di Confluent

Platform data streaming saat ini menjadi kebutuhan bisnis yang penting di hampir semua sektor industri. Hal ini dipicu oleh tuntutan dunia bisnis modern yang menghendaki jalannya operasional usaha secara real time yang menguntungkan bagi manajemen, mitra usaha dan pelanggan.

Manfaat penggunaan data real-time bagi perusahaan adalah bisa mengambil keputusan yang cepat dan strategis, khususnya di  era transformasi digital yang sedang berlangsung. Selain itu, penggunaan data real-time juga dapat sekaligus mengurangi tekanan pada infrastruktur.

Tuntutan teknologi itu sejalan dengan laporan APAC Data Streaming Report 2023 yang menyebutkan bahwa 89% pemimpin teknologi di Asia Pasifik menyatakan investasi dalam data streaming sangatlah penting. Sementara 69% di antaranya mengatakan, mereka menggunakan data streaming untuk menjalankan aplikasi-aplikasi penting.

Salah satu perusahaan yang menghadirkan layanan data streaming adalah Confluent. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini, sejak dua tahun lalu telah membangun bisnisnya di Indonesia. Adalah Rully Moulany, Area Vice President Asia di Confluent yang dipercaya sebagai pimpinan pengembangan ekspansi bisnis Confluent di Asia.

Sosok Rully pun bukan wajah baru di industri teknologi di Indonesia. Sebelum bergabung dengan Confluent, Rully menjabat sebagai Country Manager Red Hat Indonesia. Sebagai pimpinan tertinggi Red Hat di Indonesia, Rully bertanggung jawab dalam pengembangan dan pelaksanaan strategi pertumbuhan, mendorong penjualan dan mengembangkan kemitraan untuk Red Hat Indonesia. Dengan puluhan tahun pengalaman di bidang penjualan dan pemasaran Teknologi Informasi (TI) serta bekerja dengan klien-klien enterprise dari sektor telekomunikasi, jasa keuangan, dan sektor publik, kepemimpinan, peran  Rully sangat penting bagi keberhasilan Red Hat yang berkelanjutan di Indonesia.

Sebelum bergabung dengan Red Hat, Rully juga pernah menjadi Business Group Head of Office Division in the Marketing and Operations di Microsoft Indonesia. Dia pun pernah bekerja di Oracle Indonesia, LogicaCMG Telecoms (kini dikenal sebagai Acision), Axalto (sebelumnya merupakan bagian dari layanan Schlumberger Information, kini dikenal sebagai Gemalto) dan Nec Indonesia. Pendeknya, pengalaman kerja di perusahaan TI Jepang, Amerika dan Eropa ada dalam genggamannya.

Baca Juga  Ini Dia Tren Investasi Digital 2024

Peraih gelar Master of Science di bidang Electrical Engineering dari University of Massachusetts, AS dan gelar Bachelor of Science di bidang Electrical Engineering dari University of Wisconsin, AS ini mengaku dunia TI menjadi passion-nya. “Saya tertarik dengan bidang TI karena sangat dinamis. Selalu ada hal baru yang dipelajari, pergerakan sangat cepat dan permasif. Apapun bidang yang digeluti perusahaan, TI memainkan peran penting dalam proses bisnis,” ujar pehobi olahraga lari itu menjelaskan alasannya.

Lantas, apa tugas Rully di Confluent Asia? “Saya bertanggungjawab membesarkan market Confluent di Asia Tenggara. Tahun 2023 Confluent memperluas pasar di ASEAN dan Greater China (Hong Kong, Taiwan, Macau, dan sebagainya),” jelas eksekutif berkacamata ini.

Rully optimistis layanan data streaming makin diminati di Indonesia dan Asia. Perusahaan-perusahaan atau lembaga yang membutuhkan data streaming antara lain: perbankan, telekomunikasi, perbankan, asuransi, Kementerian Keuangan, farmasi, kesehatan dan lainnya.

Bagaimana contoh penggunaan data streaming dalam kehidupan sehari-hari? Rully menjelaskan, penerapan data streaming dirasakan pengguna antara lain ketika menggnakan layana aplikasi transportasi ride sharing atau ojek online. Contoh, mencocokkan penumpang dengan pengemudi, menyediakan dinamika tarif dan memperbarui perkiraan waktu kedatangan pengemudi.

Contoh lain, pengalaman konsumen belanja online dipersonalisasi di industri ritel. “Di bidang ritel, layanan data streaming dapat membantu mempersonalisasi pengalaman berbelanja konsumen, di setiap kanal penjualan dan interaksinya, secara real time,” jelasnya.

Dengan kata lainRully menggarisbawahi teknologi Apache Kafka, menggerakkan data menjadi sangat penting bagi kesuksesan perusahaan modernSolusi data streaming Kafka  memungkinkan pelanggan untuk memiliki kemampuan pemrosesan data yang lebih kuat dan efisien, termasuk fungsi komputasi dan penyimpanan fleksibel yang ditingkatkan, serta dukungan pelanggan yang khusus dan konsultasi teknis.

Baca Juga  Wakil Menteri BUMN Dukung Langkah Optimis TelkomGroup Menjadi Pemain Terbesar Bisnis Data Center di Regional

Pelanggan dapat menikmati semua fitur berkualitas enterprise dari Kafka tanpa harus mengurus fungsi-fungsi manajemen dan pemantauan, dan di saat bersamaan dapat mengolah aliran data dengan keamanan berkelas enterprise. Platform data streaming Confluent telah digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasi bisnis di berbagai industri, termasuk jasa keuangan, ritel omnichannel, otomotif, dan game.

Baru-baru ini Confluent juga bekerja sama dengan Alibaba Cloud untuk  memperluas kemitraan. Alhasil, lebih banyak organisasi sekarang dapat menggerakkan data mereka dengan memanfaatkan wawasan data real-time yang fleksibel. “Confluent bertujuan menggerakkan data dengan penerapan infrastruktur yang dimodernisasi dan membuka nilai baru dari data. Itu nantinya bisa menghubungkan seluruh organisasi untuk membangun aplikasi yang cerdas dan real-time,” tuturnya.

Rully mengungkapkan, platform cloud-native lengkap yang berjalan di mana saja, mulai dari lingkungan on-prem hingga multi atau hybrid menjadi salah satu langkahnya. Confluent memungkinkan perusahaan untuk menghubungkan, menyimpan, memproses, mengatur, dan berbagi data dengan keamanan tingkat tinggi dan mendorong nilai bisnis yang nyata.

“Confluent menyediakan platform data streaming lengkap bagi perusahaan yang memanfaatkan Kafka. Platform data streaming ini juga dikelola secara penuh, untuk memastikan bahwa mereka memanfaatkan data real-time dengan sebaik-baiknya. Beberapa industri yang telah dilayani oleh Confluent di Indonesia  di antaranya perbankan, telekomunikasi, pemerintahan, asuransi dan manufaktur,” kata Rully mengakhiri penjelasannya.

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *