Kontribusi YouTube pada PDB Indonesia Capai Rp7,4 Triliun pada 2022

Youtube impact report kreator Indonesia berkarya. (dok. YT)

Ekosistem kreatif YouTube memberikan dampak positif di berbagai industri di Indonesia, termasuk sektor UMKM, pendidikan, media, musik, dan ekonomi kreatif. Laporan Oxford Economics menyebut ekosistem media sosial itu berkontribusi lebih dari Rp7,4 triliun terhadap PDB Indonesia tahun 2022. Lebih dari 400 ribu kreator dan mitra di Indonesia mempekerjakan orang lain untuk mengelola channel YouTube mereka.

Gautam Anand selaku Vice President & Managing Director Youtube Asia Pacific pemilik UKM di Indonesia dapat menggunakan Youtube untuk menjangkau dan mengembangkan basis audiens mereka. Youtube dapat digunakan untuk membangun brand, memberikan pelatihan gratis untuk karyawan, dan mempercepat pertumbuhan bisnis.

Dalam laporan tersebut, 78% UKM yang memanfaatkan channel Youtube setuju bahwa YouTube berperan dalam membantu mereka mengembangkan basis pelanggan dengan menjangkau audiens baru. 76% UKM yang memanfaatkan channel Youtube setuju bahwa platform video tersebut berperan dalam membantu mereka meningkatkan pendapatan.

“Saya senang melihat dampak dan pengaruh nyata ekonomi kreatif YouTube di Indonesia. Semakin banyak kreator Indonesia menemukan peluang dan audiens di Youtube. Lebih dari 600.000 kreator di Indonesia telah menerima pendapatan dari YouTube, dan lebih dari 6.000 channel di Indonesia telah menghasilkan uang dari produk monetisasi alternatif pada bulan Desember (2022) saja, naik sebesar 170% dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Gautam.

Seiring kreator dan artis kita membangun generasi baru perusahaan media dengan jangkauan global, dampak mereka pada kesuksesan ekonomi secara menyeluruh jelas akan bertambah besar. “Kami terus berfokus untuk mengembangkan ekosistem kreatif ini dan membantu para kreator untuk sukses melalui berbagai program partner, inisiatif peningkatan kemampuan, dan opsi monetisasi lainnya,” ujar Gautam.

Para kreator mendapat penghasilan dari Youtube dengan membagikan hal apa pun yang mereka sukai. Semua jenis konten bisa ditemukan di platform video ini, dari bermain game hingga menceritakan kisah horor, dari klub buku hingga memasak, dan masih banyak lagi.

Baca Juga  Talaga Sampireun Perluas Bisnis ke Bali

86% kreator yang memperoleh penghasilan dari Youtube setuju bahwa pendapatan yang mereka terima dari iklan yang dipasang di konten mereka merupakan sumber pendapatan penting bagi mereka. 81% kreator yang memperoleh penghasilan dari Youtube setuju bahwa Youtube telah menghadirkan peluang di daerah setempat mereka.

Selain untuk para konten kreator yang bisa mendapat penghasilan, platform ini juga bisa memperluas jangkauan perusahaan media. Perusahaan media mampu menjangkau audiens baru dan mengembangkan penghasilan mereka di YouTube dengan berbagi berita, informasi, dan perspektif. Dengan memanfaatkan Youtube, penonton dapat mengakses konten media yang mereka suka dari mana saja dan kapan saja.

“73% perusahaan media yang memiliki channel YouTube setuju bahwa Youtube membantu mereka menjangkau audiens baru di seluruh dunia. Sebanyak 69% perusahaan media yang memiliki channel Youtube setuju bahwa YouTube adalah sumber pendapatan yang penting bagi perusahaan mereka,” katanya.

Olavina Harahap, Senior Product Marketing Manager YouTube Southeast Asia menjelaskan, seiring dunia yang kian terhubung, YouTube telah menjadi platform berbagi video yang menginspirasi banyak kreator untuk tidak hanya menuangkan ide kreatif mereka, tetapi juga membuat aktivitas mereka menjadi bisnis yang menguntungkan. Pada 2022, data internal kami menunjukkan jumlah channel yang menghasilkan Rp100 juta per tahun telah naik sebesar 35% dari tahun ketahun. 

“Namun, pelajaran yang kami petik adalah, keberhasilan para kreator ini tidak hanya dinikmati oleh mereka saja, tetapi juga orang lain di sekeliling mereka. Khususnya, laporan ini menunjukkan bahwa lebih dari 400 ribu kreator dan partner di Indonesia mempekerjakan orang lain untuk menggarap channel YouTube mereka dan 81% kreator yang menghasilkan uang dari YouTube setuju bahwa platform ini telah memunculkan peluang untuk orang-orang di komunitas mereka,” kata Olavina.

Baca Juga  ASII Tahun 2023 Raup Laba Rp34 Triliun, Ini Penopangnya

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *