IHSG Pada Fase Uptrend, Potensi Cuan dari 3 Saham Pada Pekan Ini

Suasana di Main Hall, Bursa Efek Indonesia pada CMSE 2023. (Ilustrasi foto : Vicky Rachman/SWA).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak positif pada minggu lalu dengan penguatan sebesar 1,41% dan ditutup menguat di level 7.159 pada Jumat, 8 Desember 2023. Community Lead IPOT, Angga Septianus, menjelaskan IHSG memasuki fase uptrend dan pergerakannya terpantau menjadi sehat.

Penguatan IHSG pada minggu lalu, tertopang IDXInfra yang tumbuh 7,78% dan IDXBasic yang 6,78%. Namun demikian, laju IHSG pada minggu lalu masih terbebani oleh 2 sektor yang menjadi top loser yakni IDXCyclic yang melemah sebesar 3,09% dan IDXTrans turun 2,82%.

Adapun sentimen minggu lalu yang memengaruhi IHSG yakni data dari lapangan pekerjaan Amerika Serikat yangmenurun dengan consensus 9,3 juta tapi actual 8,73 juta, jobless claims 220 ribu dibandingkan konsesus 222 ribu, unemployment rate 3.7% atau lebih rendah dari konsesus 3.9% dan neraca dagang yang sesuai ekspektasi yani defisit US$ 64,3 miliar.

Angga menyampaikan pasar tenaga kerja AS menguat di November dengan unemployment rate yang turun ke 3,7% dan jobless claims yang turun ke 220 ribu. “Ini merupakan hasil yang negatif untuk ekonomi AS karena yang diharapkan adalah pasar tenaga kerja dan konsumsi yang melemah, agar ekonomi AS terkontraksi dan terjadi soft landing, yang membuat potensi suku bunga diturunkan lebih cepat dari yang diperkirakan oleh pasar,” ujar Angga yang dikutip di Jakarta pada Rabu, (13/12/2023).

Sementara sentimen minggu ini yang dicermati investor, yakni rilis data core inflation rate November dan secara tahunan inflation rate November dan tahunan dan PPIdi bulan lalu yang diumumkan pada 12 Desember 2023.

Selanjutnya para trader juga wajib memperhatikan dan memantau Fed Interest Rate Decision, FOMC Economic Projections dan Interest Rate Projection yang rilis pada 15 Desember 2023, sementara dari dalam negeri trader juga wajib memperhatikan neraca perdagangan, ekspor dan impor

Baca Juga  Rahasia Sukses Rima Tanago Kembangkan UMKM Toko Kelontong lewat Sampoerna Retail Community

Nah, berkaca pada data-data ekonomi dan sentimen di atas, PT Indo Premier Sekuritas merekomendasikan 3 saham untuk trading pada minggu ini hingga Jumat, 15 Desember 2023 mendatang, yakni buy on breakout saham RAJA pada level support seharga Rp 1.145 dan resistance Rp 1.360, buy on breakout ADMR (support: Rp 1.360, resistance Rp 1.525) dan buy on pullback PANI (support: Rp 4.400, resistance Rp 4.970).



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *